Peduli Korban Banjir Dringu MI Kahasri Gelar Aksi Bersama Membantu Sesama




Madrasah Ibtidaiyah Kahasri Kota Probolinggo, bersama dengan paguyuban walimurid menggelar aksi membantu korban banjir Dringu dan sekitarnya, Sabtu (13/03/2021). Aksi peduli banjir Dringu bertajuk “Bersama Membantu Sesama“ ini diprakarsai oleh Guru MI Kahasri serta Paguyuban kelas.  

Guru dan walimurid sangat antusias dan sangat mendukung kegiatan ini, terbukti dari besarnya donasi yang terkumpul. Dari donasi yang terkumpul berupa uang dan sembako seperti beras, minyak, gula, bawang putih, kecap dll. Selain itu juga terdapat bantuan yang berupa obat-obatan, kebutuhan bayi, baju, selimut dll. 

Donasi tersebut dibagikan oleh Kepala Madrasah MI Kahasri Kota Probolinggo, dibantu oleh guru dan paguyuban yang terlibat dalam aksi tersebut langsung ke lokasi banjir di Dringu dan sekitarnya. Seperti walimurid Kahasri yang terdampak serta masyarakat yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sedangkan bagi rumah yang sangat parah, selain bantuan barang tersebut, Kepala Madrasah juga memberikan bantuan berupa uang khusus kepada masyarakat yang kondisi rumahnya sangat parah. 

Menurut kepala MI Kahasri, Suef Priyanto, S.PdI menyampaikan disela-sela kegiatan tersebut ke jurnalis. “Bantuan ini tidak seberapa dibandingkan musibah yang mereka alami, namun setidaknya bantuan ini dapat sedikit meringankan penderitaan mereka, dan dapat bermanfaat”. Selain itu beliau juga menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada bapak ibu yang sudah ikut membantu baik dari segi finansial maupun tenaga mulai dari penggalangan dana, packing dan penyaluran, semoga allah yang membalas dengan yang lebih baik. 

Selain walimurid terdapat juga wali kelas 2C yang rumahnya juga terdampak banjir tersebut, walau tidak begitu parah namun air dari sungai Kalirejo juga sempat singgah dirumahnya, yang memang kebetulan berdekatan dengan aliran sungai Kalirejo tersebut. Menurut Dyah wali kelas 2C yang terdampak banjir setinggi 1/2 M tersebut mengatakan bahwa musibah banjir ini bukan yang pertama kali terjadi. Dalam 2 minggu terakhir dibulan maret ini sudah terjadi 4 kali, dan yang ke 4 adalah yang terbesar. Bahkan banyak lumpur yang tersisa usai banjir tersebut.

Dringu dan sekitarnya adalah kawasan yang memang rawan banjir, namun banjir di tahun 2021 ini adalah yang terbesar, kawasan yang paling parah adalah wilayah pasar Dringu ke utara, seperti Tegalrejo, Kedungdalem dan Dringu. Banjir di wilayah pasar Dringu ke utara bisa mencapai 2 M, dan banyak rumah dan pagar yang ambruk akibat besarnya terjangan aliran air tersebut. Hal ini diakibatkan jebolnya tanggul pembatas antara jembatan dan lahan pemukiman warga.




You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon